Pada perdagangan saham Rabu (23/4/2008) IHSG diprediksi masih dalam kondisi tertekan karena bursa regional yang cenderung melemah dan Wall Street yang negatif.
Investor khawatir kenaikan harga minyak dunia bisa membuat APBN 2008 terganggu karena belum ada langkah yang dikeluarkan pemerintah dalam menghadapi tingginya harga minyak dunia yang tembus US$ 119 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones turun 104,79 point (0,82%) ke posisi 12.720,23. The Nasdaq turun 31,10 poin (1,29%) menjadi 2.376,94 dan Standard & Poor's 500 turun 12,23 point (0,88%) menjadi 1.375,94.
Sementara IHSG pada penutupan perdagangan Selasa kemarin (22/4/2008) terpuruk 46,793 poin (2%) ke level 2.289,096.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks melemah 46 poin (2%) ke level 2.289 dipicu aksi profit taking retailer karena dari sisi transaksi hanya Rp 3.9 triliun. Sektor pertambangan, konsumer dan keuangan mencatat penurunan yang besar di tengah kondisi bursa regional yang cenderung melemah. Indeks berpeluang rebound dikisaran 2.270-2.320 dengan saham pilihan: TINS, BNBR, SGRO, UNSP, dan CTRP.
eTrading Securies
Bursa Indonesia kemarin terkoreksi cukup dalam sekitar 2% ke level 2289 akibat kekhawatiran akan kenaikan harga BBM oleh pemerintah terkait tingginya harga minyak global yang hari ini kembali mencetak rekor tertinggi di level US$ 119,5/barrel. Tingginya tingkat inflasi dalam negeri juga memicu kekhawatiran kenaikan BI Rate.
Semalam, Bursa Amerika kembali ditutup terkoreksi tipis terkait kekhawatiran tingginya harga minyak dunia yang akan berakibat pada pelemahan industri di US dan kenaikan inflasi. Data penjualan rumah di US juga menurun sekitar 2% selama bulan Maret. Hal ini membuat bursa Asia pada pembukaan hari ini melemah tipis setelah terkoreksi kemarin.
Bursa Indonesia diperkirakan akan bergerak mixed. beberapa saham yang kemarin telah terkoreksi cukup dalam seperti ASII, INCO, AALI dan TLKM diperkirakan akan rebound. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran level 2250 - 2325. (ir/ir)











































