Tren kenaikan harga saham tambang dan energi bisa berlanjut karena harga minyak mentah tetap diposisi tinggi US$ 118,30 per barel, meskipun lebih rendah dari posisi sebelumnya US$ 119,90 per barel.
Alhasil dengan melihat kondisi tersebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (24/4/2008) diprediksi masih akan positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones naik 42,99 poin (0,34%) menjadi 12.763,22. The Standard & Poor's 500 naik 3,99 poin (0,29%) ke level 1.379,93 dan indeks teknologi Nasdaq naik 28,27 poin (1,19%) menjadi 2.405,21.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu kemarin (23/4/2008) IHSG naik 25,206 poin (1,1%) ke level 2.314,302.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Panin Sekuritas
Ditengah terus melonjaknya harga minyak dunia, para investor memanfaatkan kenaikan harga komoditas untuk memburu saham pertambangan, yang kemarin menjadi penggerak IHSG terbesar. Positifnya pasar regional menambah sentimen bagi pasar. Meski demikian, kami melihat pasar masih akan dilanda ketidakpastian (rawan koreksi) dalam jangka pendek. Kekhawatiran akan naiknya harga BBM masih akan menghantui para inverstor. Secara teknikal, IHSG kami perkirakan akan bergerak fluktuatif pada hari ini dengan kisaran support 2.298-2.345.
Optima Securities
Indeks berhasil rebound walaupun tipis seperti yang diperkirakan sebelumnya sebesar 25 poin ke level 2.314 ditengah bursa regional yang menguat. Sektor pertambangan menguat paling tajam (6%) disusul perkebunan. Indeks masih berpeluang bergerak diteritori positif dengan kisaran 2.280 2.330 dengan saham pilihan: PGAS, TINS, PTBA, BUMI, dan INCO.
eTrading Securities
Indeks pada perdagangan kemarin berhasil ditutup di teritori positif di level 2.314,3 atau menguat sekitar 1,1%, meski pada awal perdagangan sempat tertekan dan melemah mencapai level 2.269,5. Penguatan indeks terbawa sentimen positif dari penguatan bursa regional yang berhasil rebound.
Semalam, bursa Amerika berhasil menguat sekitar 0,34% terkait pengumuman laba Apple Inc.s' yang melonjak sekitar 36% melebihi ekspektasi pasar. Bursa regional pada pembukaan pagi ini juga berada di teritori positif. Namun harga minyak di US$ 118,3 masih menjadi kekhawatiran akan meningkatkan inflasi di negara-negara maju.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan kembali menguat meneruskan momentum penguatan pada hari kemarin. Saham-saham blue chip seperti INCO, PGAS, TLKM dan ASII diperkirakan akan menguat pada perdagangan hari ini. rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2280 - 2350.
Β (ir/ir)











































