Namun pada penutupan perdagangan saham Kamis (24/4/2008) IHSG ditutup tumbang 44,322 poin (1,92%) ke level 2.269,980.
Berikut review IHSG hari ini oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan ini terkait kekhawatiran akan tingginya harga minyak dunia yang tetap bertahan diatas level US$118. Jika hal ini tetap terjadi, pemerintah berkemungkinan besar untuk menaikkan harga BBM untuk menutup defisit APBN. Trading value hari ini mencapai Rp 4,47 triliun dengan volume perdagangan 2,65 miliar lembar.
Beberapa bursa Asia juga bergerak mixed antara lain Nikkei melemah 0,28%, STI dan KOSPI melemah tipis sekitar 0,2%, sementara Hangseng menguat 1,5%. Bursa Eropa pada pembukaan sore ini juga dibuka melemah terkait penurunan laba beberapa emitennya.
Sektor Mining dan Agri menjadi pendorong pelemahan bursa hari ini dimana AALI memimpin di Top Loser dengan melemah Rp 1.300 (5,1%) ke level Rp 23.800, BUMI turun Rp 350 (5,1%) ke level Rp 6.500, INCO turun Rp 400 (5,6%) ke level Rp 6.650 dan ANTM turun 150 (4,1%) ke level Rp 3.450.
Sementara beberapa saham yang berhasil menguat antara lain ASII yang berhasil naik 200 (1%) ke level Rp 19.350, BBCA naik 25 poin (0,8%) ke level Rp 3.000 dan SULI melonjak 240 poin (13,8%) ke level Rp 1.980.
Indeks esok diperkirakan akan memanfaatkan sentimen global untuk kembali ke area positif karena minimnya sentimen positif dari dalam negeri.
(qom/ir)










































