IHSG dan Rupiah Terseok

Sesi Siang

IHSG dan Rupiah Terseok

- detikFinance
Jumat, 25 Apr 2008 11:41 WIB
Jakarta - Pasar finansial dalam negeri kembali tersungkur terkena sentimen ancaman tingginya inflasi akibat melonjaknya harga minyak dunia dan komiditas.

Ancaman inflasi ini kian menakutkan karena sejumlah negara seperti Jepang dan Vietnam sudah mencatat inflasi tertingginya.   

Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Jumat (25/4/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 20,735 poin (0,91%) ke posisi 2.249,245. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB, turun  poin ke posisi 9.222 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan bursa regional ditutup bervariasi pada siang ini seperti Hang Seng turun 0,07%, Seoul naik 1,33%, Nikkei naik 2,24%, Shanghai naik 0,32%, STI Singapura  naik 0,4% dan Taiwan turun 0,27%.

Perdagangan sesi siang mencatat transaksi sebanyak 21.608 kali, dengan volume 2,219 miliar saham, senilai Rp 5,850 triliun. Sebanyak 36 saham naik, 112 saham turun dan 50 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 650 menjadi Rp 23.350, Timah (TINS) turun Rp 300 menjadi Rp 32.000, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 150 menjadi Rp 6.350, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 12.050, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 100 menjadi Rp 6.550.  
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads