Tingginya inflasi akibat kenaikan harga minyak dan komoditas dunia ini ikut merontokkan saham-saham unggulan. Â
Pada penutupan perdagangan saham Jumat (25/4/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 29,402 poin (1,3%) ke posisi 2.240,578. Pasar mengantisipasi pengumuman inflasi April pada pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Sedangkan bursa regional ditutup bervariasi seperti Hang Seng turun 0,64%, Seoul naik 1,41%, Nikkei naik 2,38%, Shanghai turun 0,71%, STI Singapura naik 0,47% dan Taiwan turun 0,47%.
Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 47.113 kali, dengan volume 3,657 miliar saham, senilai Rp 7,672 triliun. Sebanyak 60 saham naik, 122 saham turun dan 56 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 500 menjadi Rp 23.500, Timah (TINS) turun Rp 600 menjadi Rp 31.700, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 300 menjadi Rp 6.200, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 300 menjadi Rp 11.900, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 300 menjadi Rp 6.350.         Â
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 550 menjadi Rp 5.850, AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 50 menjadi Rp 1.150, Bank Century (BCIC) naik Rp 17 menjadi Rp 97.  Â
(ir/qom)











































