Rupiah Layu di 9.225/US$

Rupiah Layu di 9.225/US$

- detikFinance
Jumat, 25 Apr 2008 17:21 WIB
Jakarta - Ketakutan investor akan tingginya inflasi akibat harga minyak kembali menekan rupiah. Mata uang lokal ini terus berputar di atas 9.200-an per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan valas Jumat (25/4/2008) pukul 17.00 WIB, rupiah melemah 10 poin ke posisi 9.225 per dolar AS. Anjloknya pasar saham ikut memicu pelemahan rupiah.

Pelaku pasar cemas inflasi bulan April yang akan diumumkan BPS pekan depan bisa lebih tinggi, dari tradisi April yang biasanya deflasi. Apalagi sejumlah negara yang jarang terkena inflasi seperti Jepang mencatat inflasi 1,2% per Maret yang tertinggi sejak 10 tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu juga dengan inflasi Vietnam hingga April sudah mencapai 17,62% (YoY). Inflasi juga meroket di India pada April yang mencapai 7,33%. Sementara harga minyak dunia saat ini di level US$ 115 per barel.

Sementara mata uang kawasan ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Australia menguat 0,66%, yuan China melemah 0,35%, dolar Hong Kong melemah 0,05%, rupee India melemah 0,14%, yen Jepang melemah 0,05%, won Korea menguat 0,13%, ringgit Malaysia melemah 0,38%, dolar Selandia Baru menguat 0,48%, peso Filipina melemah 0,21%, dolar Singapura melemah 0,35% dan bath Thailand melemah 0,32%.

(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads