IHSG Singkirkan Tekanan Negatif

IHSG Singkirkan Tekanan Negatif

- detikFinance
Senin, 28 Apr 2008 16:10 WIB
Jakarta - Pasar saham bergejolak hebat ditransaksi awal pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada sesi satu anjlok langsung berbalik cepat ke teritori positif.

Investor bisa sedikit melupakan tekanan ancaman tingginya inflasi dengan melakukan pembelian selektif saham unggulan.

Pelaku pasar menyiasati tekanan inflasi dengan pola trading. Meski inflasi April diprediksi lebih rendah dari Maret, namun pencapaian inflasi yang biasanya di bulan April terjadi deflasi, menunjukkan tren kenaikan inflasi.      

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Senin (28/4/2008), IHSG naik 13,730 poin (0,61%) ke posisi 2.254,308.

Indeks LQ-45 naik 4,343 poin (0,91%) ke level 481,944 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 6,502 poin (1,58%) ke posisi 418,885.
 
Sementara bursa regional ditutup bervariasi, seperti Australia naik 0,2%, Hang Seng naik 0,59%, Seoul turun 0,08%, Nikkei naik 0,22%, STI Singapura naik 0,87%.                 

Perdagangan hari ini mencatat transaksi saham sebanyak 45.629 kali, dengan volume 2,159 miliar saham, senilai Rp 3,228 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 70 saham turun dan 65 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 700 menjadi Rp 23.900, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 350 menjadi Rp 6.550, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 8.900, Astra Internasional (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 19.400 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 75 menjadi Rp 2.700.  

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 750 menjadi Rp 22.750, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 11.700, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 5.650. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads