BLTA Tambah 10 Kapal di 2008

BLTA Tambah 10 Kapal di 2008

- detikFinance
Selasa, 29 Apr 2008 15:12 WIB
BLTA Tambah 10 Kapal di 2008
Jakarta - Perusahaan perkapalan, PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) berencana menambah 10 armada kapal di tahun 2008. Terdiri dari 6 kapal sewa dan kapal 4 beli. Anggaran yang disiapkan sebesar US$ 105 juta.   

"Kita akan menggunakan kas internal, tapi tidak menutup kemungkinan melakukan pinjaman atau menerbitkan obligasi," kata Direktur BLTA, Kevin Wong usai RUPS di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (29/4/2008).

Posisi kas internal BLTA saat ini US$ 311 juta. Per Desember 2007, jumlah kapal yang dimiliki oleh BLTA sebanyak 78 unit. Dengan rencana penambahan 10 kapal ini, jumlah kapal BLTA akan menjadi 88 kapal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai April 2008, dari target penambahan 10 kapal sudah direalisasikan sebanyak 4 kapal, yaitu satu beli dan 3 sewa.

Mengenai rencana pernerbitan obligasi, Kevin mengaku pihaknya masih menunggu dan melihat keadaan pasar.  

Sementara Dirut BLTA Widihardja Tanudjaja mengatakan, industri pelayaran Indonesia diharapkan dapat segera menguasai 100% perairan lokal pada tahun 2010 atau 2011.

Karena saat ini dari 220 juta ton muatan kargo lokal sebesar 38% masih dikuasai perusahaan pelayaran bendera asing.

Sementara industri pelayaran Indonesia baru punya sekitar 7.000-an kapal sehingga masih dibutuhkan 625 kapal untuk merealisasikan jumlah ideal agar bisa menguasai muatan lokal.

Dana yang dibutuhkan untuk investasi itu senilai Rp 30 triliun. Dephub juga kata Widihardja, sudah menyetujui dan perbankan nasional juga sangat tertarik untuk membiayai ini.

Namun untuk realisasinya masih terhambat ketidaksiapan perusahaan-perusahaan lokal dan kenaikan harga-harga bahan baku sehingga diperkirakan angkanya bisa lebih dari Rp 30 triliun.

Sementara untuk muatan pelayaran ekspor impor per tahun rata-rata sebanyak 532 juta ton. Tapi yang dikuasai oleh perusahaan Indonesia sekitar 3% sisanya asing. "Kalau untuk segmen ini masih jauh," katanya. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads