Posisi aman DER BLTA harusnya di bawah 2. Sedangkan saat ini posisi DER dalam mata uang rupiah 3,66 kali, dan dalam mata uang dolar 2,49 kali.
Untuk menurunkan DER di bawah 2 kali, BLTA akan menjual lagi 2 kapal tanker lamanya tahun ini. Sebelumnya tiga kapal sudah dijual tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana hasil penjualan kapal akan digunakan untuk membayar utang-utang perseroan. Terdiri dari utang obligasi rupiah yang akan jatuh tempo bulan Mei senilai Rp 400 miliar, utang bank US$ 80 juta dan bridging finance US$ 250 juta.
"Diharapkan DER bisa turun di bawah 2. Jadi tidak ada masalah," kata Kevin.
Perseroan juga berencana menerbitkan obligasi setelah DER turun di bawah 2 kali. Obligasi yang diterbitkan itu kombinasi antara sukuk dan konvensional namun belum ditentukan jumlahnya.
Keputusan mengenai obligasi maksimal dilakukan Juli 2008. Sehingga sebelum Juli posisi DER perseroan harus sudah dapat diturunkan di bawah 2 dengan melakukan penyesuaian utang-utang perseroan.
Sebelumnya perusahaan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat BLTA karena tingginya rasio utang baik untuk performa perusahaan maupun obligasinya dari idAA- menjadi idA+.
Obligasi yang dimaksud adalah obligasi BLTA II/2003 sebesar Rp 340 miliar yang jatuh tempo Mei 2008 dan obligasi BLTA III/2007 sebesar Rp 700 miliar yang jatuh tempo Juli 2012.
Sedangkan peringkat untuk obligasi syariah BLTA Sukuk Ijarah/2007 sebesar Rp 200 miliar yang jatuh tempo Juli 2012 turun dari idAA-(sy) menjadi idA+(sy). Semua outlook (prospek) untuk peringkat tersebut adalah stabil. Masa berlaku rating ini untuk perioed 31 Maret 2008 sampai 1 Juni 2008.
Penurunan peringkat disebabkan oleh tingginya utang di struktur modal perusahaan setelah akuisisi Chembulk Tankers LLC (CTL) dan eksposur terhadap risiko volatilitas freight rate. (ir/qom)











































