IHSG Tenang di Level 2.304

IHSG Tenang di Level 2.304

- detikFinance
Rabu, 30 Apr 2008 16:10 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di teritori positif meski pada sesi satu sempat turun. Investor pilih wait and see sambil menanti putusan the Fed dan data inflasi April.

Investor juga memilih konsolidasi menjelang libur nasional Kenaikan Isa Almasih pada 1 Mei. Alhasil, pada penutupan perdagangan saham Rabu (30/4/2008), IHSG hanya naik tipis 0,990 poin (0,04%) ke posisi 2.304,516.

Indeks LQ-45 turun 1,188 poin (0,24%) ke posisi 493,463 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,824 poin (0,42%) ke level 428,093.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 48.121 kali, dengan volume 2,007 miliar saham, senilai Rp 4,130 triliun. Sebanyak 88 saham naik, 96 saham turun dan 58 saham stagnan.

"Pasar sepi saja menjelang liburan dan kemarin terjadi kenaikan karena faktor laporan keuangan dari beberapa emiten," ujar pengamat saham Edwin Sinaga ketika dihubungi detikFinance.

Menurut Edwin, kelesuan yang melanda pasar saham karena investor masih menunggu keputusan suku bunga The Fed.

Sedangkan sentimen harga minyak yang masih tinggi akan memberi keuntungan bagi saham perusahaan di sektor energi. Namun terhadap anggaran negara, pengaruhnya akan terasa karena tingginya inflasi.

Sementara bursa kawasan siang ini ditutup bervariasi seperti Australia turun 0,28%, Hang Seng turun 0,61%, Seoul naik 0,77%, Nikkei turun 0,32%, Shanghai naik 4,82%, STI Singapura turun 0,34%.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 200 menjadi Rp 6.650, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 12.100, Astra Internasional (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 20.000 dan Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.850, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 600 menjadi Rp 23.700, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 25 menjadi Rp 3.500.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, United Tractors (UNTR) naik Rp 200 menjadi Rp 12.050, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 5.950 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.875.
(ir/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads