Laba Bersih Astra Naik 76% Jadi Rp 2,249 triliun

Triwulan I-2008

Laba Bersih Astra Naik 76% Jadi Rp 2,249 triliun

- detikFinance
Rabu, 30 Apr 2008 18:18 WIB
Laba Bersih Astra Naik 76% Jadi Rp 2,249 triliun
Jakarta - PT Astra International membuka tahun ini dengan kinerja yang signifikan. Pendapatan bersih perseroan pada triwulan pertama tahun 2008 mencapai Rp 21,780 triliun atau naik sekitar 47% dibandingkan periode yang sama tahun 2007.

Laba usaha Astra meningkat 96%, yaitu dari Rp 1,596 triliun menjadi Rp 3,129 triliun, sehingga sepanjang triwulan pertama 2008 Astra berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 2,249 triliun, meningkat 76% dari Rp 1,275 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kami bersyukur bahwa Perseroan memulai tahun 2008 dengan awal yang baik. Kami memperkirakan bahwa kondisi tahun 2008 tetap positif, meskipun kompetisi dalam bisnis sepeda motor cukup ketat," ujar Presiden Direktur Astra Michael D. Ruslim dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (30/4/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meningkatnya harga bahan bakar minyak dunia serta inflasi akibat kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok merupakan salah satu tantangan yang dapat mempengaruhi daya beli konsumen di waktu mendatang.

Laba usaha Astra dari bidang otomotif dan jasa keuangan, tidak termasuk perusahaan asosiasi dan joint venture, pada triwulan pertama 2008 adalah sebesar Rp1,095 triliun, meningkat sebesar 51% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan penghasilan dari perusahaan asosiasi otomotif dan jasa keuangan dan joint venture mengalami kenaikan sebesar 35% dari periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp 499 miliar.

Total penjualan mobil nasional pada triwulan pertama tahun 2008 mengalami kenaikan sebesar 61% menjadi 136.000 unit.

Sedangkan penjualan mobil Astra dengan enam merk mobilnya yakni Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, Peugeot dan Nissan Diesel mengalami peningkatan sebesar 44% menjadi 67.000 unit.

Namun, pangsa pasar Astra mengalami penurunan dari 55% menjadi 49%, dikarenakan keterbatasan kapasitas produksi di PT Astra Daihatsu Motor yang memproduksi mobil terlaris, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Selama triwulan pertama tahun 2008 ini, Astra meluncurkan beberapa model, yaitu Innova G Captain Seat, New Corrolla Altis, Yaris Facelift dan J-Grade, Lexus LX 570 serta Peugeot 308.

Penjualan Sepeda Motor

Penjualan sepeda motor nasional sepanjang triwulan pertama tahun 2008 naik sebesar 35% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 1,4 juta unit.

Penjualan PT Astra Honda Motor meningkat 41% dibanding periode yang sama tahun lalu
menjadi 642.000 unit, sedangkan pangsa pasarnya naik 2% menjadi 45%.

Pada bulan Februari 2008, PT Astra Honda Motor meluncurkan produk Honda New Revo 100cc an di bulan April 2008 meluncurkan produk baru Honda City Sport-1 (CS-1) 125 cc. Dengan adanya strategi marketing yang lebih matang, diharapkan posisi sepeda motor Honda akan tetap stabil.

Bidang usaha jasa keuangan juga mengalami peningkatan seiring dengan membaiknya penjualan otomotif.

Total nilai pembiayaan PT Federal International Finance dan Astra Credit Companies naik sebesar 38% menjadi Rp 6,2 triliun. Pada 31 Maret 2008, pinjaman pembiayaan konsumen (consumer finance loan) tercatat sebesar Rp 15,2 triliun, 3% lebih rendah dari Rp15,6 triliun di akhir tahun 2007, karena naiknya pemakaian joint financing without recourse.

Laba bersih PT Bank Permata Tbk, yang 44,5% sahamnya dimiliki Astra, meningkat sebesar 106% menjadi Rp 174 miliar, karena meningkatnya net interest margin dan penurunan biaya operasional.
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads