Pada periode yang sama tahun lalu perolehan laba bersih perseroan masih sebesar Rp 1,095 triliun. Padahal pembukuan penjualan bersih perseroan masih naik 11,9% menjadi Rp 8,13 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 7,26 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, Jumat (2/5/2008), faktor utama yang mendorong koreksi tersebut ada di pos Beban Pokok Penjualan (BPP). Pada triwulan I 2008 ini BPP perseroan meningkat sebanyak 16,25% menjadi Rp 5,84 triliun. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, BPP HMSP masih sebesar Rp 5,025 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya, peningkatan BPP telah memangkas pertumbuhan penjualan perseroan yang sebesar 11,91% di posisi laba kotor yang hanya menjadi sebesar 2,1%.
Pos-pos berikutnya tidak ada yang signifikan, melainkan hanya melanjutkan akibat penurunan perolehan laba kotor diatas. Perolehan laba operasi juga turun 5,25% menjadi Rp 1,53 triliun dari sebelumnya Rp 1,62 triliun.
Pada pos Beban Lainnya terjadi penurunan sebesar 45,29% menjadi Rp 22,86 miliar. Padahal tahun sebelumnya posisi Beban Lainnya sebesar Rp 41,78 miliar.
Namun karena porsinya yang kecil, penurunan Beban tersebut tidak mampu mengangkat perolehan laba bersih perseroan.
Sehingga laba bersih perseroan di triwulan I 2008 ini tidak mampu mencetak pertumbuhan positif melainkan turun 3,37% ke posisi Rp 1,058 triliun. (dro/qom)











































