Laba bersih GGRM triwulan I ini sebesar Rp 336,13 miliar, turun 16,46% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 404,31 miliar. Demikian penjelasan neraca keuangan Gudang Garam yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, Senin (5/5/2008).
Padahal perolehan pendapatan perseroan masih mengalami pertumbuhan sebesar 6,54% menjadi Rp 6,9 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp 6,48 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya posisi laba kotor perseroan sudah mengalami pertumbuhan negatif alias turun 18,9% menjadi Rp 1,06 triliun dari sebelumnya Rp 1,31 triliun.
Efisiensi beban usaha yang dilakukan perseroan sebesar 26,24% rupanya juga belum mampu mengangkat perolehan laba usaha perseroan. Pos beban usaha mengalami penurunan menjadi Rp 448,37 miliar dari sebelumnya Rp 607,94 miliar.
Perolehan laba usaha perseroan masih mengalami pertumbuhan negatif alias turun 12,54% menjadi Rp 614,87 miliar dari sebelumnya Rp 703,06 miliar.
Laba sebelum pajak perseroan sebesar Rp 508,62 miliar, turun 16,9% dari sebelumnya Rp 612,78 miliar. Kemudian setelah dikurangi beban pajak dan lainnya, GGRM membukukan laba bersih Rp 336,13 miliar, terkoreksi 16,46% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
(dro/ir)










































