Konsumen buru-buru membeli kendaraan roda empat ini karena santer harga BBM dalam negeri akan dinaikkan. Konsumen menilai pembelian saat ini lebih aman, karena jika membeli saat harga BBM sudah naik harga mobil ikut terkerek.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Bambang Trisulo saat dihubungi detikFinance, Senin (5/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai kenaikan penjualan tersebut, Bambang mengatakan kenaikan tersebut sebagai tanda positif bahwa ekonomi Indonesia masih baik, walaupun berada diambang ancaman kenaikan BBM subsidi.
"Adanya kenaikan itu positif, orang masih sanggup mengejar untuk cepat-cepat sebelum ada kenaikan, ini kan positif," katanya.
Walaupun begitu, kalangan produsen mencoba mengantisipasi dengan berupaya menggenjot penjualan hingga triwulan III untuk berjaga-jaga atas melemahnya daya beli masyarakat. Salah satunya memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2008.
"Kalau harga minyak sampai US$ 120 per barel terus menerus, saya perkirakan triwulan keempat akan ada masalah," ucapnya. (hen/ir)











































