Demikian kinerja keuangan IATA dalam laporan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/5/2008).
Pendapatan perseroan pada triwulan I 2008 ini sebesar Rp 51,03 miliar, tumbuh 8,58% dari tahun sebelumnya Rp 46,99 miliar. Rupanya peningkatan pada pos Beban Langsung Penerbangan sebesar 38,46% telah memangkas perolehan laba kotor perseroan hingga 37,35%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampaknya adalah penurunan laba kotor sebesar 37,35% menjadi Rp 11,6 miliar dari sebelumnya Rp 18,52 miliar.
Peningkatan Beban Usaha sebesar 43,23% menjadi Rp 22,14 miliar dari sebelumnya Rp 15,46 miliar semakin memangkas perolehan laba usaha perseroan hingga dibawah nol alias negatif.
Perolehan laba usaha perseroan menjadi minus Rp 10,54 miliar, anjlok 444,18% dari tahun sebelumnya masih positif di posisi Rp 3,06 miliar.
Akibatnya perolehan laba sebelum pajak juga membukukan angka minus sebesar Rp 11,51 miliar. Padahal periode yang sama tahun sebelumnya masih membukukan angka positif sebesar Rp 1,1 miliar.
Kemudian setelah ditambah dengan beban pajak, perolehan laba bersih perseroan menjadi minus Rp 14,44 miliar, atau anjlok 5061,8% dari periode yang sama tahun sebelumnya positif Rp 291,98 juta. (dro/ir)











































