Review IHSG: Gara-gara BI Rate

Review IHSG: Gara-gara BI Rate

- detikFinance
Selasa, 06 Mei 2008 17:12 WIB
Review IHSG: Gara-gara BI Rate
Jakarta - Setelah menguat selama 5 hari berturut-turut, IHSG akhirnya tumbang. Penguatan IHSG yang sempat terjadi pada awal perdagangan tak mampu bertahan, setelah pemerintah mengumumkan kenaikan BI Rate menjadi 8,25%.

Berikut review IHSG Selasa (6/5/2008) oleh eTrading Securities:

Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini (06/05) akhirnya terkoreksi setelah selama 5 hari berturut-turut menguat. Indeks sempat bertahan di teritori positif pada akhir sesi I namun kemudian terkoreksi 16,1 poin (0,67%) ke level 2371,8 akibat keputusan RDG BI pada siang tadi yang menaikkan BI Rate 25bps ke level 8,25% untuk mengantisipasi laju inflasi domestik dan pelemahan nilai tukar rupiah.
 
Sementara, Trading value hari ini mencapai Rp4,47 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,99 miliar lembar saham. Investor asing justru membukukan Net Buy pada perdagangan hari ini sekitar Rp390 miliar.
 
Investor langsung melepas saham-saham yang interest rate sensitive seperti sektor Banking dan Automotive. Beberapa Top Loser antara lain ASII yang terkoreksi 800 poin (3,7%) ke level 20700, BBRI melemah 350 poin (5%) ke level 6550, BDMN turun 150 poin (2,3%) ke level 6200, dan TLKM turun 100 poin (1,1%) ke level 8900.
 
Sementara beberapa saham yang berhasil menahan laju penurunan indeks antara lain ITMG yang menguat 1200 poin (5,2%) ke level 23950, PGAS naik 300 poin (2,3%) ke level 12900, ANTM naik 100 poin (2,8%) ke level 3575 dan PTBA naik 200 poin (1,8%) ke level 10900.
 
Indeks esok diperkirakan masih akan melanjutkan koreksinya untuk menutup gapping pertama di kisaran level 2343. Beberapa saham masih baru memasuki bearish trend sehingga masih rawan koreksi seperti ASII, BBRI, BMRI dan TLKM. Sementara beberapa saham yang masih memiliki momentum penguatan antara lain PGAS, PTBA dan ELTY.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads