Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali melemah seiring dengan terus membubungnya harga minyak mentah dunia. Lonjakan harga minyak mentah dunia dikhawatirkan akan menyedot permintaan valas yang cukup besar untuk impor. Hal itu diperparah dengan pelemahan IHSG yang cukup besar di sesi-sesi awal.
Pada perdagangan Kamis (8/5/2008), rupiah ditutup melemah di level 9.260 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 9.215 per dolar AS. Rupiah sempat melemah hingga 9.265 per dolar AS.
Sementara dolar AS di pasar Asia kembali menguat karena munculnya spekulasi bahwa Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Euro melemah ke level 1,5324 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,5395 dolar. Sementara dolar AS melemah tipis atas yen ke posisi 104,21, dibandingkan sebelumnya di 104,66.
(qom/ddn)