"Obligasi II Danareksa yang akan jatuh tempo nilainya sekitar Rp 400 miliar. Sisa dana perolehan Obligasi III Danareksa akan digunakan untuk modal kerja perseroan," ujar Direktur Utama Danareksa Edgar Ekaputra di sela paparan publik di Ritz Carlton Pacific Place, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Senin (12/5/2008).
Obligasi III Danareksa rencananya ditawarkan dengan tingkat bunga tetap. Obligasi ini ditawarkan dalam tiga seri yakni seri A jangka waktu dua tahun dengan tingkat kupon bunga FR012 +100-125 basis poin (bsp), seri B tiga tahun dengan tingkat bunga FR016+100-125 bsp dan seri C lima tahun dengan tingkat bunga FR033+100-125 bsp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian besar seluruh dana obligasi III Tahun 2008 Danareksa sudah terserap pasar, khususnya para investor obligasi perseroan sebelumnya," ungkap Executive Director Danareksa, Harry W.
Seluruh investor obligasi II, ulas Harry telah mengambil obligasi III Tahun 2008 ini, bahkan ada yang menambah portofolionya.
Di sisi lain, Edgar optimistis pasar akan menyerap seluruh obligasi yang diterbitkan meskipun dibayangi inflasi yang tinggi akibat rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Dia menilai kenaikan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) dapat menahan laju inflasi dan kenaikan harga minyak.
"Jadi kami optimistis pasar justru akan membaik mungkin akan terlihat di kuartal III dan IV," katanya. (dro/ir)











































