Belum adanya kepastian jadwal kenaikan BBM, membuat pelaku pasar diliputi ketidakpastian dalam berburu saham-saham unggulan. Investor mulai fokus pada dampak sosial kenaikan BBM.
Ini karena gelombang penolakan kenaikan harga BBM yang terus bermunculan dikhawatirkan akan membuat suasana politik memanas. Pasar menilai kenaikan BBM lebih cepat lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 naik 0,431 poin (0,08%) menjadi 509,270 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,486 poin (0,11%) menjadi 437,722.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 55.793 kali, dengan volume 2,573 miliar saham, senilai Rp 2,867 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 75 saham turun dan 74 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 300 menjadi Rp 13.650, Lautan Luas (LTLS) naik Rp 170 menjadi Rp 920, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp 150 menjadi Rp 1.480, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 8.650 dan Tunas Baru Lampung (TBLA) naik Rp 50 menjadi Rp 620. Â
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menmenjadi Rp 11.400, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 5.950, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 6.100 dan International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 100 menjadi Rp 6.350. Â
Sementara bursa Asia ditutup bervariasi seperti Hang Seng turun 1,52%, Kosdaq naik 0,62%, Seoul turun 1,31%, Nikei naik 0,64%, Shanghai naik 0,37%, STI Singapura naik 0,63% dan Taiwan naik 0,43%. (ir/ddn)











































