"Cadangan batubara di anak usaha kami sudah menipis, jadi kami akan mengakuisisi beberapa tambang di Kalimantan dan Sumatera untuk menambah cadangan. Namun saat ini masih dalam tahap due dilligence," ungkap Corporate Secretary TINS, Abrun Abubakar saat dihubungi detikFinance, Senin (12/5/2008).
Saat ini TINS mempunyai anak usaha yang bergerak di sektor batubara yaitu PT Tanjung Alam Jaya sebagai penambang dan PT Timah Investasi Mineral sebagai trader batubara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sasaran tambang yang akan diakuisisi ada sekitar 4 tambang, tersebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sumatera bagian Selatan.
Mengenai nilai akuisisinya, Abrun juga belum dapat memastikan angkanya. Namun diperkirakan bisa mencapai Rp 2 triliun.
"Kami mengharapkan akuisisi selesai tahun ini. Namun tergantung hasil due diligence ini," jelas Abrun.
Pendanaan akuisisi rencananya akan diperoleh dengan mencairkan standby loan yang telah diberikan oleh sekitar 5 bank lokal sebesar Rp 4 triliun.
"Nanti akan kami cairkan dari standby loan tersebut," ujar Abrun.
Β (dro/ir)











































