"Tujuan utama go public atau initial public offering (IPO) adalah mendapatkan dana masyarakat yang ingin berinvestasi pada sektor energi. Namun karena kondisi pasar global yang sedang bergejolak, maka MEDC memutuskan tidak melanjutkan IPO dan melanjutkan pencarian dana ekternal lewat opsi jalur lain," ungkap Presiden Direktur Medco Energi, Hilmi Panigoro, usai RUPST di Graha Niaga, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (13/5/2008).
Sebelumnya, Medco Global berencana melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di bursa efek London (London Stock Exchange/LSE).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total nilai aset Medco Global menurut Hilmi di atas US$ 1 miliar dolar. Namun ia belum dapat memberikan target perolehan dana dari pelepasan saham Medco Global bila menjual sebagian sahamnya ke mitra strategis asing.
"Nilai blok migas Verenex di Libya saja sudah mencapai 600 juta dolar AS," ujar Hilmi.
Ia berharap penjualan sebagian saham Medco Global bisa terlaksana pada tahun 2008 karena jadwal IPO semula juga tahun ini.
''Dengan penjualan ini, kita bisa investasi migas lebih jauh,'' kata Hilmi. (dro/ir)











































