Pada perdagangan saham Rabu (14/3/2008), IHSG diprediksi masih bisa positif meski akan dibayangi aksi ambil untung setelah kenaikan yang cukup tajam pada Selasa kemarin.
Pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (13/5/2008), IHSG naik tajam 40,897 poin (1,72%) ke posisi 2.418,900.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bursa saham di Wall Street pada Selasa waktu AS (13/5/2008) ditutup bervariasi dengan pergerakan yang terbatas. Indeks Dow Jones turun 45,13 poin (0,34%) menjadi 12.832,18, indeks teknologi Nasdaq naik 6,63 poin (0,27%) menjadi 2.495,12. Sedangkan indeks Standard & Poor's 500 nyaris datar dengan turun tipis 0,54 poin (0,04%) menjadi 1.403,04.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks berbalik menguat tajam 40 poin keposisi 2.418 dipicu sentimen sektor pertambangan energi seiring rencana aksi korporasi seperti program buy back dan stock split. Indeks kemungkinan rawan profit taking jika kondisi bursa luar melemah dan pergerakan indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.390-2.440 dengan saham pilihan: BUMI, BNBR, MEDC, ENRG, dan TINS.
eTrading Securities
Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin berhasil menguat signifikan 40,8 poin dan ditutup di level 2418,9. Penguatan indeks kemarin ditopang oleh menguatnya bursa Amerika dan regional serta rencana BUMI untuk melakukan buy back. Masuknya investor asing pada perdagangan kemarin juga mempengaruhi pergerakan indeks.
Bursa Amerika pada penutupan semalam terkoreksi tipis 0,3% akibat kembali lemahnya angka penjualan retail dan melonjaknya harga minyak mencetak rekor baru di level US$126,9/barrel. Sementara bursa Asia pada perdagangan hari ini dibuka mixed dengan kecenderungan melemah terbatas.
Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Aksi profit taking akan menghantui pasar setelah kenaikan yang signifikan pada perdagangan kemarin. Beberapa saham yang kemarin menguat signifikan akan terkoreksi hari ini, antara lain BUMI, PGAS, AALI, dan TINS. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2384-2429.
  (ir/ir)











































