Pada perdagangan valas pukul 10.14 JATS, Rabu (14/5/2008) saham Bank Niaga telah naik Rp 70 menjadi Rp 840 per saham.
"Sejak kemarin harga saham Bank Niaga sangat aktif, ada spekulasi merger Bank Niaga dan Bank Niaga akan dipercepat," kata Alfiansyah, analis saham dari Sinarmas Securities, ketika dihubungi detikFinance.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika banyak sentimen yang mendukung, harga saham Bank Niaga hari ini diprediksi bisa menembus Rp 870 per saham. Harga saham Bank Niaga sempat mencapai level tertinggi Rp 900 di awal Januari 2008.
Pemilik Bank Niaga dan Bank Lippo adalah pihak yang sama yakni Khazanah. Saat ini Khazanah memiliki secara tidak langsung kurang lebih 93% saham Bank Lippo melalui Santubong Investments BV dan Greatville Pte Ltd. Sedangkan kepemilikan secara tidak langsung di Bank Niaga 62% melalui Bumiputera-Commerce Holdings Berhad (BCHB)
Khazanah Nasional Berhad pada telah melapor ke Bank Indonesia (BI) untuk rencana merger PT Bank Lippo Tbk dan PT Bank Niaga Tbk. Khazanah menyampaikan opsi merger itu kepada BI untuk mematuhi peraturan BI No. 8/16/PBI/2006 mengenai Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan Indonesia atau Single Presence Policy (SPP).
Ganti Nama
Sementara itu Bank Niaga akan melakukan RUPSLB pada 28 Mei 2008 dengan agenda perubahan nama perusahaan. Pihak Bank Niaga masih merahasikan namanya dengan alasan hal ini merupakan kabar sensitif karena bisa diketahui bentuk Bank Niaga ke depannya.
(ir/qom)











































