Investor Kejar Saham Bank Niaga

Investor Kejar Saham Bank Niaga

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2008 10:32 WIB
Investor Kejar Saham Bank Niaga
Jakarta - Saham PT Bank Niaga Tbk (BNGA) bergerak atraktif dalam dua hari terakhir. Kabar pemegang saham akan mempercepat merger dengan Bank Lippo membuat investor memburu saham bank ini.

Pada perdagangan valas pukul 10.14 JATS, Rabu (14/5/2008) saham Bank Niaga telah naik Rp 70 menjadi Rp 840 per saham.

"Sejak kemarin harga saham Bank Niaga sangat aktif, ada spekulasi merger Bank Niaga dan Bank Niaga akan dipercepat," kata Alfiansyah, analis saham dari Sinarmas Securities, ketika dihubungi detikFinance.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alfiansyah menilai, pelaku pasar lebih memilih berburu saham Bank Niaga karena harganya lebih murah dari saham Bank Lippo, sedangkan asetnya lebih besar dari Bank Lippo. Harga saham Bank Lippo pada pukul 10.14 JATS naik Rp 225 menjadi 2.450 per saham.

Jika banyak sentimen yang mendukung, harga saham Bank Niaga hari ini diprediksi bisa menembus Rp 870 per saham. Harga saham Bank Niaga sempat mencapai level tertinggi Rp 900 di awal Januari 2008.

Pemilik Bank Niaga dan Bank Lippo adalah pihak yang sama yakni Khazanah. Saat ini Khazanah memiliki secara tidak langsung kurang lebih 93% saham Bank Lippo melalui Santubong Investments BV dan Greatville Pte Ltd. Sedangkan kepemilikan secara tidak langsung di Bank Niaga 62% melalui Bumiputera-Commerce Holdings Berhad (BCHB)

Khazanah Nasional Berhad pada telah melapor ke Bank Indonesia (BI) untuk rencana merger PT Bank Lippo Tbk dan PT Bank Niaga Tbk. Khazanah menyampaikan opsi merger itu kepada BI untuk mematuhi peraturan BI No. 8/16/PBI/2006 mengenai Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan Indonesia atau Single Presence Policy (SPP).

Ganti Nama

Sementara itu Bank Niaga akan melakukan RUPSLB pada 28 Mei 2008 dengan agenda perubahan nama perusahaan. Pihak Bank Niaga masih merahasikan namanya dengan alasan hal ini merupakan kabar sensitif karena bisa diketahui bentuk Bank Niaga ke depannya.

(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads