Blue Chip Kerek IHSG 30 Poin

Blue Chip Kerek IHSG 30 Poin

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2008 16:10 WIB
Jakarta - Saham-saham unggulan kembali membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik signifikan. Investor mengoleksi saham-saham sebelum pengumuman kenaikan BBM yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (14/5/2008), IHSG naik 30,438 poin (1,26%) ke posisi 2.449,338.

"Setelah mencapai level 2.400 IHSG memang cenderung stabil, tapi kenaikan ini masih temporer bisa jadi investor sengaja melakukan pembelian sebelum kenaikan BBM," kata pengamat pasar saham David Ferdinandus, Rabu (14/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut David, di tengah banyaknya sentimen negatif seperti tekanan inflasi pasar saham masih bisa positif karena terbantu kenaikan harga saham energi.

Sementara melejitnya harga saham Bank Niaga menurut David karena pasar mengantisipasi merger dengan Bank Lippo. "Kabarnya namanya akan menjadi CIMB Niaga, kalau sudah merger tentu kinerjanya akan lebih besar," katanya.       

Indeks LQ-45 naik 6,806 poin (1,31%) menjadi 525,717 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,884 poin (0,88%) ke level 447,566.

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 89.275 kali, dengan volume 4,512 miliar unit saham, senilai Rp 5,590 triliun. Sebanyak 134 saham naik, 74 saham turun dan 62 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 550 menjadi Rp 21.500, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 475 menjadi Rp 5.000, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 600 menjadi Rp 14.750, Holcim (SMCB) naik Rp 180 menjadi Rp 1.120, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 8.700, Bank Niaga (BNGA) naik Rp 130 menjadi Rp 900 dan International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 150 menjadi Rp 6.700.   

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 7.550, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menjadi Rp 11.150 dan Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 6.050.

(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads