Fluktuasi di pasar finansial dalam negeri kembali muncuk menjelang pengumuman kenaikan harga BBM. Akibatnya sentimen pencapaian pertumbuhan ekonomi 6,28% year on year Maret 2008 belum begitu berpengaruh. Padahal pencapaian pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari prediksi pasar 6,17%-6,2%.Begitu juga dengan angka pengangguran yang turun 10,6% dari 10,55 juta menjadi 9,43 juta orang belum begitu direspons.
Â
Tapi lagi-lagi pasar belum berani mengoleksi saham dalam jumlah besar karena ancaman inflasi yang tinggi akibat kenaikan BBM. Â
Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (15/5/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 0,473 poin (0,02%) menjadi 2.449,811.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 86.081 kali, dengan volume 4,530 miliar unit saham, senilai Rp 4,497 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 101 saham turun dan 68 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 150 menjadi Rp 7.700, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 25 menjadi Rp 3.725, dan saham yang baru listing hari ini Gozco Plantation (GZCO) naik Rp 50 menjadi Rp 275, Barito Pacific (BRPT) naik Rp 130 menjadi Rp 1.530, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.500.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 8.500, Astra Internasional (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 21.300, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 450 menjadi Rp 14.300, Medco Energi Internasional (MEDC) turun 150 menjadi Rp 4.850, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 100 menjadi Rp 11.050 dan Holcim (SMCB) turun Rp 50 menjadi Rp 1.070. (ir/qom)











































