"Bulan ini kami akan luncurkan tower ke empat, The Tiffany yang sangat eksklusif. Setiap lantainya hanya terdiri dari 5 suite dan memiliki private lift," ujar Director LPKR, Jopy Rusli, dalam siaran pers, Jumat (16/5/2008).
Sayangnya Jopy tidak menyebutkan kisaran harga apartemen yang dimaksud. Namun dalam tower yang akan diluncurkan kali ini, LPKR menawarkan fasilitas yang sangat eksklusif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menara apartemen tersebut merupakan bagian dari 7 menara yang ada dalam superblok Kemang Village. Proyek ini dikerjakan dalam 2 tahap. Tahap pertama sudah diluncurkan sejak tahun 2007 lalu. Tahap kedua peluncurannya dimulai dengan diluncurkannya menara ke empat mendatang. Proyek ini bernilai US$ 1 miliar di atas lahan seluas 12 hektar.
"Sejauh ini preselling sudah mencapai Rp 1 triliun lebih. Belakangan ini harganya terus melambung, sekitar 40%. Jadi boleh dibilang, pembeli apartemen di Kemang Village telah mendapatkan keuntungan 40% jika mereka menjual kamar yang mereka punya pada pembeli lainnya," ujar Jopy.
Kemang Village merupakan salah satu proyek besar LPKR. Proyek-proyek LPKR lainnya adalah superblok St Moritz di kawasan Puri Jakarta Barat dan kompleks pemakaman mewah San Diego Hills. Keduanya ditaksir senilai US$ 2,2 miliar.
Tahun 2008 ini, LPKR juga berencana mengembangkan 3 kawasan terpadu lagi di bilangan Jakarta Selatan. Namun untuk proyek ini, Jopy belum dapat mengungkapkan nilai investasinya.
(dro/ir)











































