Jakarta - Sempat menembus level 9.300 per dolar AS, nilai tukar rupiah akhirnya berhasil
rebound tipis. Tekanan rupiah diakibatkan oleh meningkatnya permintan valas menjelang akhir bulan.
Permintaan valas semakin besar ditengah lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini sudah mendekati level US$ 130 per barel.
Pada perdagangan Rabu (21/5/2008), rupiah ditutup pada level 9.287 per dolar AS, dibandingkan penutupan Senin lalu di level 9.275 per dolar AS. Rupiah pagi ini sempat menembus level 9.308 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementar mata uang regional cukup bervariasi ditengah ancaman tingginya inflasi akibat lonjakan harga minyak mentah dunia. Namun dolar AS mendapat tekanan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Eropa akibat tingginya inflasi.
(qom/qom)