Berikut review IHSG dari eTrading Securities, Jumat (23/5/2008):
Bursa Indonesia pada perdagangan akhir pekan ini bergerak sangat volatile. Sentimen kenaikan harga BBM menjadi katalis indeks pada hari ini. Meski informasi kenaikan BBM pada Sabtu dini hari ini sudah tersiar dari pagi tadi, namun pada sesi pertama, investor terlihat tidak terlalu khawatir dengan isu ini dan malahan ditutup menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks pada akhir pekan ini ditutup turun signifikan 37,9 poin (1,5%) ke level 2465,9. Trading value hari ini mencapai Rp7,2 triliun dengan volume perdagangan 6,53 miliar lembar saham. Kuatnya volume pada hari ini, mulai memberi signal konfirmasi bearish trend dengan support pertama di 2450.
Saham-saham yang terkoreksi cukup dalam antara lain ITMG (-4,6%), ISAT (-5,5%), BUMI (-3,6%) dan ANTM (-6,2%). ASII juga terkoreksi cukup dalam (-2,6%) terkait isu kenaikan BBM yang akan menurunkan konsumsi kendaraan bermotor dan kenaikan BI Rate lebih lanjut terkait tingginya inflasi yang akan terjadi.
Beberapa saham yang berhasil menguat hari ini antara lain PTBA (+9,2%) terkait kenaikan kontrak batubara dengan PLTU Suralaya yang meningkat 12,5%. Selain itu beberapa saham "gorengan" kembali menguat signifikan seperti TKIM (+20%), ASGR (+11,3%), TBLA (+9,2%) dan ADMG (+8,7%).
Bursa pada awal pekan mendatang diperkirakan akan kembali terkoreksi jika tidak ada sentimen positif yang masuk ke bursa. Bursa pada pekan depan akan mulai memfaktorkan estimasi tingginya inflasi dan dampak sosial yang akan terjadi pasca kenaikan harga BBM. Rentang pergerakan indeks akan berada di kisaran 2435-2495 dan mencoba menembus support kuat di 2450. (ir/ddn)











































