Harga Saham IPO Adaro Rp 1.050-1.125

Harga Saham IPO Adaro Rp 1.050-1.125

- detikFinance
Senin, 26 Mei 2008 11:40 WIB
Jakarta - PT Adaro Energy Tbk menawarkan harga saham IPO di kisaran Rp 1.050-1.125 per lembar. Adaro akan mencatatkan 31,7% sahamnya di lantai bursa pada 2 Juli 2008.

Demikian paparan publik yang dilaksanakan perseroan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (26/5/2008).

Book building akan dilaksanakan pada 26 Mei sampai 5 Juni 2008, tanggal efektif dari Bapepam pada 20 Juni dan masa penawaran 24-26 Juni 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adaro Energy telah menunjuk PT Danatama Makmur sebagai penjamin pelaksana emisi (Lead Managing Underwriter) dalam proses go public ini. Selain juga menunjuk UBS, Morgan Stanley dan DBS, yang akan bertindak sebagai International Placement Agents.

Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, Boy Garibaldi Thohir sebelumnya mengatakan, Adaro Energy dan anak perusahaannya saat ini merupakan salah satu perusahaan pertambangan batubara terintegrasi terbesar di Indonesia. Terdiri dari unit usaha strategis pertambangan dan perdagangan batubara, jasa penambangan serta infrastruktur dan logistik batubara.

Adaro Energy melalui anak perusahaannya, Adaro Indonesia, juga merupakan produsen tambang batubara tunggal terbuka terbesar di belahan dunia bagian selatan. Operasional pertambangan Adaro Energy merupakan pertambangan batubara terbuka (surface open-cut mining) dari wilayah pertambangannya yang berlokasi di Kalimantan Selatan, yang hak pengelolaannya berlangsung hingga tahun 2022.

Cadangan terbukti (proven reserve) di wilayah pertambangan Adaro Energy melalui anak perusahaannya diperkirakan sebesar 876 juta ton, dengan sumber daya (resources) diperkirakan sebesar 2.803 juta ton.

Sedangkan total luas seluruh wilayah pertambangan Adaro Energy saat ini adalah seluas kurang lebih 34.940 hektar. Saat ini kapasitas produksi Adaro mencapai 40 juta ton per tahun dan berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya hingga mencapai 80 juta ton dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.
(qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads