Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Bursa Indonesia pada perdagangan awal pekan ini mengalami tekanan jual yang cukup kuat terkait beberapa sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks terkoreksi akibat memfaktorkan kenaikan harga BBM sabtu lalu serta sentimen negatif melemahnya mayoritas bursa Regional yang sekitar 1-2%. Terkoreksinya beberapa saham Index Mover seperti ASII (-4,6%), ISAT (-3,3%) dan TLKM (-3,4%) juga memperdalam koreksi indeks. Saham BUMI juga terkoreksi dalam sekitar 6,2%, meski telah menaikkan harga penawaran Herald menjadi A$2,55 pada sesi kedua.
Saham-saham 'gorengan' kembali menjadi Top Gainer hari ini. Seperti MIRA (+10,7%) dan APEX (+3,1%) terkait proses akuisisi diantara keduanya. BRPT (+7,1%) juga menguat terkait rencana pembelian Tri Polyta yang kembali masuk ke bursa dengan kode TPIA (+29,4).
Koreksi indeks diperkirakan masih akan berlangsung selama pekan ini. Setelah support kuat 2425 tertembus, support indeks berikutnya akan berada di kisaran 2385. Namun,dengan telah terfaktorkannya sentimen negatif kenaikan harga BBM, bursa Indonesia akan kembali bergantung pada sentimen global dan Regional.
Β
(qom/qom)











































