PTBA Gagal Akuisisi Bahtera

PTBA Gagal Akuisisi Bahtera

- detikFinance
Kamis, 29 Mei 2008 20:46 WIB
Jakarta - Rencana PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk untuk mengakuisisi perusahaan pelayaran PT Bahtera Adiguna batal. Rencana itu tidak disetujui oleh pemegang saham independen.

"Dari hasil voting itu, hanya memperoleh sekitar 48 persen suara saham, jadi karena kurang dari 50 persen maka itu sama saja dengan tidak disetujui," ujar Dirut PTBA Sukrisno usai RUPS di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (29/5/2008).

Semula akuisisi itu digunakan untuk meningkatkan jalur distribusi batubara lewat laut. Saat ini sekitar 80 persen jalur distribusi PTBA melalui jalur laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sukrisno mengaku belum tahu alasan khusus penolakan pemegang saham independen mengenai akuisisi itu. "Tidak jadinya rencana ini didasarkan pada hasil voting jadi belum ada alasan tertentu," ujarnya.

Sukrisno mengatakan untuk membahas kembali rencana akuisisi Bahtera Adiguna harus menunggu 12 bulan setelah RUPS.

"Jadi untuk tahun ini opsi yang akan kita bahas adalah mencari perusahaan pelayaran baru untuk diakuisisi atau membentuk perusahaan pelayaran sendiri," ujarnya.

Investasi untuk pembentukkan perusahaan pelayaran sendiri belum disebutkan Sukrisno.

Sementara itu perseroan juga tidak menutup kemungkinan untuk hijrah ke Kalimantan dalam rangka mengakuisisi tambang baru.

"Namun hal ini sangat tergantung kepada apa-apa yang memberikan profitabilitas bagi perseroan, jadi ini masih akan kita lihat-lihat dulu, dan kalau memang jadi dananya akan menggunakan kas internal," ujarnya.

Di tahun ini, PTBA menargetkan produksi batubara sebanyak 10 juta ton. Dengan volume penjualan sebesar 13 juta ton, sekitar 60 persen dijual untuk kebutuhan domestik sisanya untuk diekspor.

Sekitar 6,95 juta ton akan disetor untuk 3 proyek pembangkit listrik yaitu PLTU Suralaya, Karahan, dan Bukit Asam. (ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads