Penguatan Wall Street pada perdagangan kemarin sejalan dengan turunnya harga minyak mentah akan menjadi sentimen positif. Indeks Dow Jones pada perdagangan kemarin naik 52,19 poin (0,41%) ke level 12.646,22. Nasdaq menguat 21,61 poin (0,87%) ke level 2.508,32.
"Terus turunnya hargaminyak mentah menjadi pendorong penguatan pasar saham AS," ujar analis dari Hilliard Lyons, Amanda Collier seperti dikutip dari AFP, Jumat (30/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramainya rencana pembagian dividen para emiten juga turut menyemarakkan pergerakan di lantai BEI. Saham-saham komoditas masih akan menjadi faktor pendorong utamanya.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Hasil RUPS sejumlah emiten yang akan membagikan deviden menstimulus indeks sehingga menguat 13 poin keposisi 2.446. Antisipasi laporan keuangan kuartal pertama BUMI juga menjadi fokus investor untuk mengakumulasi saham tersebut. Selanjutnya pengumuman inflasi dan BI rate minggu depan perlu diperhatikan. Indeks diperkirakan bergerak dilevel 2.430-2.460 dengan saham pilihan: BUMI, PTBA, UNSP, MEDC, dan LSIP.
Panin Sekuritas:
Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah didorong oleh profit taking terhadap saham unggulan, dan anjloknya harga komoditas di pasar global. Seperti diketahui, pergerakan bursa Indonesia dalam beberapa waktu terakhir didorong oleh saham pertambangan, perkebunan dan energi sehubungan dengan efek kenaikan harga minyak dunia. Kami perkirakan tekanan jual akan mewarnai saham pertambangan. Secara teknikal, beberapa indikator memang menunjukkan IHSG sudah memasuki area overbought. IHSG kemarin juga gagal ditutup menembus level psikologis 2.450. Kisaran support-resistance 2.410-2.450.
eTrading Securities:
Bursa Dow Jones kembali menguat, naik 0.4% menjadi 12.646 setelah crude oil turun tajam atau sekitar $4 intraday dan laporan economic kuartal pertama lebih baik dari perkiraan. Tinggi harga minyak dunia akan mengurangi kemampuan beli masyarakat. Sementara pada bursa di asia, nikkei dan STI dibuka naik sampai flat, 1% dan 0%.
Harga minyak dunia masih menjadi fokus investor pekan ini. Sementara perdagangn bursa lokal ditutup menguat kemarin, pendorong masih dari sektor commoditas, seperti CPO dan coal.
Pada perdagangn akhir pekan ini IHSG diprediksikan akan sideway to higer, mengikuti pergerakan indek regional dan sedikit tekanan profit taking setelah penguatan dua hari berturut-turut. Komoditas masih menjadi sorotan perdagangan pagi ini. Rentang indeks diperkirakan berkisar antara 2.440-2.520
(qom/qom)











































