Lippo Karawaci Kebut Kemang Village

Lippo Karawaci Kebut Kemang Village

- detikFinance
Kamis, 05 Jun 2008 09:11 WIB
Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mempercepat proses pengerjaan proyek Kemang Village, menyusul sempat molornya jadwal peluncuran pembangunan tahap dua.

"Tower ke empat baru saja kami luncurkan. Agak molor, seharusnya sudah diluncurkan pada Februari lalu. Jadi kami akan mempercepat jadwal peluncuran tower-tower selanjutnya," ujar Direktur LPKR, Jopy Rusli saat dihubungi detikFinance, Kamis (5/6/2008).

Proyek Kemang Village kompleks superblok di bilangan Jakarta Selatan yang terdiri dari 7 tower apartemen. Peluncuran tower-tower tersebut dibagi dalam dua tahap. Pada tahun 2007 lalu, LPKR telah meluncurkan 3 tower yang menjadi bagian dari pembangunan tahap pertama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seharusnya peluncuran tower ke empat, yang merupakan titik tolak dimulainya pengerjaan tahap dua, sudah dilakukan pada Februari lalu.

"Peluncuran tower kelima seharusnya sekitar 6 bulan setelah peluncuran tower keempat. Dengan tujuan penjualan tower empat bisa maksimal, karena tower ini sangat eksklusif," ujar Jopy.

Jopy mengungkapkan, akibat keterlambatan tersebut maka jadwal peluncuran tower kelima akan dipercepat, menjadi hanya berselang dua bulan dari peluncuran tower keempat.

"Rencananya sekitar Agustus akan kami luncurkan tower kelima. Mungkin tower keenam akan diluncurkan antara Oktober-Desember. Dan tower ketujuh, sebagai tower terakhir akan diluncurkan awal tahun 2009," ulas Jopy.

Walaupun perseroan telah memangkas waktu penjualan tower keempat, namun Jopy mengatakan tetap optimis penjualan unit pada tower empat dapat sesuai target.

"Target kami dalam 6 bulan unit-unit di tower empat sudah terjual 50%. Itulah kenapa rencana awal kami memberikan selang waktu enam bulan hingga peluncuran tower selanjutnya. Tapi kami tetap optimis target tersebut dapat tercapai, walaupun Agustus nanti kami sudah akan meluncurkan tower kelima," papar Jopy.

Kemang Village merupakan salah satu proyek besar LPKR. Proyek-proyek LPKR lainnya adalah superblok St Moritz di kawasan Puri Jakarta Barat dan kompleks pemakaman mewah San Diego Hills. Keduanya ditaksir senilai US$ 2,2 miliar.

Tahun 2008 ini, LPKR juga berencana mengembangkan 3 kawasan terpadu lagi di bilangan Jakarta Selatan. Namun untuk proyek ini, Jopy belum dapat mengungkapkan nilai investasinya.
 
 

(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads