Tidak ada transaksi saham Ades karena Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi terhadap perdagangan sahamnya sejak sesi I pada 6 Juni 2008 di pasar reguler dan tunai.
Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Hamdi Hassyarbaini dan Kadiv Perdagangan Saham BEI Supandi mengatakan, suspensi saham Ades karena adanya kenaikan harga kumulatif yang signifikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Ades bergerak lincah setelah berhembus keinginan investor asal Singapura, Sofos Pte Ltd yang bekerja sama dengan PT Aerosol Sequel Indonesia Advisers mengambilalih 91,94% saham Ades.
Saat ini Sofos telah mengambil saham Ades dari pemiliknya Waters Partners Bottling SA yang memiliki saham Ades sebanyak 91,94%.
Sofos akan melakukan penawaran tender atau tender offer untuk saham publik, setelah perjanjian jual beli bersyarat atau shares purchase agreement (SPA) disetujui. (ir/qom)











































