"Perseroan berencana rights issue sekitar 462,5 juta saham baru. Nilainya kira-kira Rp 520,313 miliar," ujar Direktur DUTI, Hermawan Wijaya dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jumat (6/6/2008).
Dalam rencana tersebut, setiap pemegang tiga saham lama DUTI berhak membeli satu saham baru seharga Rp1.125 per unit. Para pemegang saham yang berhak membeli saham-saham baru tersebut adalah mereka yang namanya tercantum di dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 17 Juni 2008 hingga pukul 16:00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari target perolehan dana rights issue, sekitar 58% akan digunakan untuk melunasi Obligasi Amortisasi Duta Pertiwi IV Tahun 2004, kemudian sekitar 25% akan digunakan untuk membayar utang ke PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan sisanya sekitar 17% untuk modal kerja perseroan.
Pembayaran obligasi amortisasi yang akan jatuh tempo tersebut, rencananya akan dilakukan pada 10 Juli 2008. Mengenai utang perseroan ke BNI, saat ini jumlahnya masih sekitar US$ 6 juta dan Rp 71 miliar.
Pembayaran utang ke BNI tersebut dilakukan setiap enam bulan sekali. Total utang perseroan ke BNI adalah sebesar Rp 600 miliar. Utang tersebut diperoleh perseroan dari BNI pada 2004.
(dro/qom)











































