"Term and condition yang kita perlakukan bagi STT tetap berlaku terhadap Qatar, jadi dirutnya tetap dari Indonesia," ujar Menneg BUMN Sofyan Djalil usai bertemu dengan manajemen Qtel di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (9/6/2008).
Rencananya Qtel akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang kemungkiann agendanya merombak manajemen yang menjadi perwakilan STT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlalu dini untuh membahas mengenai manajemen, transaksi dengan STT sudah komplet," ujarnya.
Untuk pelaksanaan tender offer yang harus dilakukan Qtel karena pembelian sahamnya melebihi 20 persen, Sofyan Djalil mengatakan harga saham tender offer akan mengacu pada harga saham dalam 3 bulan terakhir.
"Maksimal harga tender kan menurut harga pasar 3 bulan terakhir, nah kalau harga itu Rp 7.800 atau Rp 7.300 kalau itu yang ditawar oleh pihak Singapura. Jadi harga yang ditawar Qtel sudah cukup bagus," ujarnya.
Qtel membeli 40,8 persen saham Indosat milik STT seharga US$ 1,8 miliar atau per sahamnya sekitar Rp 7.385.
(ddn/ir)











































