Pada perdagangan Selasa (10/6/2008) pukul 09.55 waktu JATS, saham Indosat melesat hingga Rp 1.100 (19,47%) ke level 6.750. Sementara IHSG tercatat melemah 13,505 poin (0,56%) ke level 2.396,572.
Otoritas BEI sebelumnya mengenakan suspensi untuk perdagangan Senin (9/6/2008) terkait pengumuman akuisisi 40,8% saham Indosat oleh Qatar Telecom (Qtel). Perusahaan telekomunikasi Timur Tengah itu membeli saham milik Singapore Technologies Telemedia (STT) senilai SGD 2,4 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata Adrian, sumber pendanaan yang kuat dari Qtel diyakini akan semakin mengokohkan posisi Indosat.
Setelah akuisisi 40,8% saham rampung, Qtel akan melanjutkannya dengan tender offer saham Indosat pada harga minimal Rp 7.388 per lembar. Harga saham tender offer itu mencapai Rp 7.388 per saham yang sama seperti pembelian saham untuk STT.
Tender offer ini dilakukan karena adanya perubahan pemegang saham pengendali dari induk PT Indosat Tbk yakni Indonesia Communication Limited (ICL). Pemilik saham ICL yang semula 100% sahamnya dimiliki Asia Mobile Holding (AMH) kini diambil alih langsung oleh Qtel.
Sehingga struktur pemegang saham setelah akuisisi adalah Qtel memiliki 100% di ICL dan ICL memiliki 40,8% di Indosat.
(qom/ir)










































