"Kenaikan itu kombinasi dari kenaikan BBM dan bahan baku," kata Relationship Management Investor PT Holcim Indonesia Tbk Rusli Setiawan disela-sela acara Mega City Workshop di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/6/2008).
Rusli yakin pasar semen untuk domestik masih terbuka lebar meskipun dikabarkan akan ada importir masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Holcim recananya akan membanguan pabrik semen baru di Tuban Jawa Timur yang hingga kini masih terus dalam proses kajian.
"Kita masih feasibility study, kalau valuennya kita lagi hitung ulang karena kenaikan BBM lalu semua jadi berubah," ujar Rusli.
Holcim masih fokus dengan pasar ritel khususnya di Pulau Jawa karena pasar ritel itu pertumbuhannya sangat besar. Terlihat dari konsumsi pada Januari-April 2008 yang naik 19,4% menjadi 11,8 juta ton dibanding triwulan I tahun lalu
(ir/qom)











































