Investor berburu saham Indosat karena sentimen positif atas rencana Qatar Telecom (Qtel) yang melakukan tender offer minimal Rp 7.388 per saham setelah 40,8% saham Indosat milik STT.
Pada penutupan perdagangan saham Selasa (10/6/2008), IHSG turun 36,260 poin (1,5%) ke posisi 2.373,817.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekanan jual yang tinggi terus berlanjut karena terseret pelemahan bursa global menyusul kabar membengkaknya kerugian perbankan akibat krisis subprime mortgage yang mencapai US$ 389 miliar.
Hampir semua bursa kawasan mengalami penurunan seperti, Hang Seng turun 4,21%, Seoul turun 1,91%, Nikkei turun 1,13%, Shanghai turun 7,73%, STI Singapura turun 1,58% dan Taiwan turun 2,54%.
Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 73.983 kali, dengan volume 3,595 miliar unit saham, senilai Rp 6,7 triliun. Sebanyak 40 saham naik, 158 saham turun dan 58 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 300 menjadi Rp 8.150, Astra Internasional (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 19.250, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 500 menjadi Rp 15.100, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 5.100, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 350 menjadi Rp 5.250, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.700.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Indosat (ISAT) naik Rp 1.000 menjadi Rp 6.650, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 7.950 dan Bank Panin (PNBN) naik Rp 10 menjadi Rp 850.
(ir/qom)











































