Review IHSG: Terpukul Regional

Review IHSG: Terpukul Regional

- detikFinance
Selasa, 10 Jun 2008 17:08 WIB
Review IHSG: Terpukul Regional
Jakarta - IHSG hari ini terpukul cukup tajam hingga 36 poin. Penurunan IHSG terjadi sejalan dengan pelemahan bursa-bursa regional. Sementara saham Indosat malah naik tajam.

Berikut review IHSG untuk perdagangan Selasa (10/6/2008) oleh eTrading Securities:

Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini, terpuruk 36,2 poin (1,5%) ke level 2373,8. Penurunan ini terjadi akibat koreksi yang terjadi di bursa regional seperti Nikkei (-1,1%), KOSPI (-2%), STI (-1,5%), dan yang terparah adalah Bursa China, dimana indeks Shanghai terkoreksi sampai 7,7% dan Hangseng turun 4,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sentimen ini membawa IHSG turut terkoreksi meski pada awal perdagangan sempat dibuka menguat. Trading value hari ini mencapai Rp6,7 triliun dengan volume perdagangan sebesar 3,6 miliar lembar saham.

Merosotnya bursa China (SSEC&HSI) disebabkan oleh akan dinaikkannya rasio cadangan minimum perbankan menjadi 17,5%, atau naik 1% pada akhir Juni ini. Hal ini membawa kekhawatiran akan melambatnya laju perekonomian China seiring dengan semakin ketatnya kebijakan moneter negeri itu. Peranan China sebagai penggerak perekonomian Asia membawa mayoritas Bursa Asia turut terkoreksi.

Hampir semua saham Blue Chip mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, seperti ASII (-2,7%), BUMI (-3,5%), PTBA (-3,2%), BBRI (-4,6%), MEDC (-6,2%), dan ANTM (-3,1%). Namun ditengah koreksi yang terjadi hari ini, saham ISAT tetap berjaya dengan menguat 1000 poin (17,7%) terkait Tender Offer yang akan dilakukan di harga Rp 7.388/lbr. Beberapa saham lain yang menguat antara lain TLKM (+0,6%), TRUB (+5%) dan PNBN-W (+4,6%).

Indeks esok hari diperkirakan akan mengalami technical rebound dan memulai masa konsolidasi dengan rentang sideways di 2360-2450. Beberapa saham yang telah memasuki oversold area-nya seperti ASII, BBRI, ANTM, ELTY, BBCA, BMRI dan AALI diperkirakan akan rebound pada perdagangan esok.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads