IHSG pada perdagangan Rabu (11/6/2008) diprediksi masih akan bergerak mixed, dengan tumpuan masih di saham-saham pertambangan plus Indosat yang resmi akan diakuisisi Qatar Telecom (Qtel).
Persaingan PT Bumi Resources Tbk dan PT Aneka Tambang Tbk dalam memperebutkan Herald Resources akan membuat pergerakan harga saham pertambangan sangat dinamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones pada perdagangan kemarin bergerak maju mundur sebelum akhirnya ditutup melemah tipis 10,52 poin (0,43%) ke level 2.448,94.
Dan pada perdagangan hari ini, indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo dibuka langsung menguat 116,37 poin (0,83%) ke level 14.137,54 poin.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Indeks melemah 36 poin ke level 2.373 dpicu sentimen negatif bursa regional yang anjlok cukup dalam dipicu sell on news dari investor yang telah mengakumulasi saham pertambangan. Indeks selanjutnya akan dipengaruhi hasil RUPS beberapa emiten serta sentimen tender offer. Indeks diperkirakan mixed dilevel 2.340-2.410 dengan saham pilihan: ISAT, PGAS, APEX, PTBA, dan TINS.
eTrading Securities:
Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin mengalami tekanan jual, terimbas sell off yang terjadi di Bursa China dan membawa bursa Regional Asia turut tertekan. Indeks ditutup merosot -1,5% ke level 2373,8. Namun ditengah koreksi yang terjadi, ISAT pada perdagangan kemarin tetap menguat 17,7% ke level 6650 terkait rencana Tender Offer di harga Rp 7388/lbr.
Bursa Amerika sendiri pada perdagangan semalam, kembali menguat terbatas seiring koreksi yang terjadi pada harga minyak dunia akibat penguatan nilai mata uang US$. Harga minyak pada perdagangan kemarin, ditutup terkoreksi di level US$131,3/barrel.
Penguatan bursa Amerika juga tertahan oleh pernyataan gubernur The Fed yang mengatakan kondisi perekonomian US akan menghadapi tekanan inflasi tinggi akibat naiknya harga minyak dunia. Hal ini memberi indikasi akan adanya kemungkinan kenaikan Fed Rate pada tahun ini yang akan menghambat likuiditas pasar keuangan US. Pagi ini,Bursa Asia kembali mengalami technical rebound setelah beberapa hari berturut-turut mengalami tekanan jual.
Bursa Indonesia sendiri akan mengalami tekanan sentimen negatif dari data Consumer Confidence yang kembali turun di bulan Mei di level 82.4 mencerminkan pesimisme masyarakat Indonesia akan pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Namun beberapa saham yang telah melemah signifikan seperti ASII, BBRI, ANTM, ELTY, BMRI dan AALI diperkirakan akan mengalami teknikal rebound seiring rebound-nya bursa Regional. Indeks akan menguat terbatas dengan rentang pergerakan indeks pada kisaran 2350-2400. (qom/qom)











































