"RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 45 per lembar," ujar Direktur Fast Food, DJ Juwono, usai RUPS Tahunan di gedung BEI, SCBD, Jakarta, Kamis (12/6/2008).
Nilai dividen tersebut setara dengan 19,59% dari perolehan laba bersih perseroan ditahun 2007 lalu sebesar Rp 102,5 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya pembagian dividen akan dilakukan pada 21 Juli. Selain itu, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) 2008 sebesar Rp 160 miliar, Dana ini seluruhnya berasal dari internal kas perseroan.
"Penggunaan dana tersebut untuk membuka 40 gerai sebesar Rp 100 hingga Rp 120 miliar. Pembangunan satu outlet sebesar Rp 2,5-3 miliar," kata Juwono.
Rencananya, perseroan akan menambah gerainya di berbagai wilayah di Indonesia. Di Jawa akan dibuka di kota Probolinggo, Jepara, sedangkan di luar Jawa berada di kepulauan Riau. Untuk Jakarta, perseroan juga akan menambah gerainya seperti di Rawamangun dan Telukgong.
Sementara sisa penggunaan dana akan digunakan untuk pemeliharaan mesin dan infrastruktur.
Pada tahun 2008 ini, perseroan menargetkan pertumbuhan perolehan penjualan sebesar 19% menjadi Rp 1,9 triliun.
Sementara terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak yang baru ditetapkan pemerintah, Juwono mengatakan perseroan akan menaikkan harga jual antara 5-7%.
"Namun baru akan diberlakukan pada triwulan III mendatang," ungkap Juwono. (dro/ir)











































