"Perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV dalam rangka menggalang dana untuk modal kerja dan pelunasan hutang perseroan," kata Direktur SMMA Kurniawan Udjaja dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Kamis (12/6/2008.
Dalam rencana tersebut, SMMA akan menerbitkan saham baru sebanyak 966,427 juta lembar, dengan target perolehan dana sebesar Rp 96,642 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rencana tersebut, perseroan juga akan memberikan waran seri IV secara cuma-cuma sebanyak 1,449 miliar lembar. Waran ini memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham seri B bernilai nominal Rp 100 per saham degan harga pelaksanaan Rp 500.
Dari transaksi ini perseroan menargetkan perolehan dana Rp 724,820 miliar. Kurniawan mengatakan, jika saham seri B tidak seluruhnya diambil pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya secara proporsional berdasarkan waktu pemesanan.
Jika masih terdapat sisa, maka PT Sinar Mas Tunggal sebagai pembeli siaga (stand by buyer) akan membeli sisa saham tersebut dengan harga penawaran Rp 100.
Dari perolehan dana rights issue, sekitar Rp 7 miliar atau 7,24% akan digunakan untuk pembayaran utang kepada Bank Sinarmas. Saat ini, perseroan memiliki fasilitas kredit modal kerja dari Bank Sinarmas senilai Rp 9 miliar dengan tingkat bunga 10% per tahun yang akan jatuh tempo pada Februari 2009.
"Dana hasil kredit digunakan untuk membangun gedung perseroan," katanya.
Sementara sisanya sebesar Rp 89,643 miliar atau 92,86% dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja dan tambahan investasi pada anak usaha perseroan.
Selain itu, dana rights issue juga akan digunakan untuk investasi di perusahaan lain. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai perusahaan tersebut.
"Pokoknya perusahaan yang dianggap baik dan layak," katanya.
(dro/ir)











































