IHSG Terjebak Profit Taking Saham Tambang

IHSG Terjebak Profit Taking Saham Tambang

- detikFinance
Jumat, 13 Jun 2008 16:12 WIB
IHSG Terjebak Profit Taking Saham Tambang
Jakarta - Pasar saham dalam negeri menutup akhir pekan di teritori negatif. Aksi jual saham tambang menyudutkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di jalur merah.
 
Pada penutupan perdagangan saham Jumat (13/6/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 10,591 poin (0,44%) ke posisi 2.398,417.

Investor melakukan aksi ambil untung dengan memanfaatkan kondisi bursa yang fluktuatif. Saham tambang mengalami tekanan karena harganya dinilai sudah cukup tinggi.  

Indeks LQ-45 turun 3,607 poin (0,71%) menjadi 504,831 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,605 poin (1,05%) menjadi 432,931.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 70.198 kali, dengan volume 3,345 miliar unit saham, senilai Rp 4,859 triliun. Sebanyak 87 saham naik, 85 saham turun dan 74 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 350 menjadi Rp 8.200, Indika Energy (INDY) turun Rp 75 menjadi Rp 3.400 dan Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 100 menjadi Rp 2.500, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 100 menjadi Rp 6.550, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 75 menjadi Rp 3.300.  

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 350 menjadi Rp 27.300, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 350 menjadi Rp 10.400 dan Bank Panin (PNBN) naik Rp 110 menjadi Rp 980.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads