Citatah Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 20%

Citatah Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 20%

- detikFinance
Jumat, 13 Jun 2008 17:54 WIB
Citatah Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 20%
Jakarta - PT Citatah Tbk (CTTH) menargetkan pendapatan tahun 2008 naik 15-20% menjadi Rp 120 miliar. Peningkatan tersebut didorong oleh penjualan marmer.

"Kami proyeksikan pendapatan kita akan naik jadi Rp 120 miliar, dengan laba bersih tahun ini mencapai Rp 5 miliar," kata Direktur Keuangan CTTH, Tiffany Johanes usai RUPS Tahunan di gedung BEI, SCBD, Jakarta, Jumat (13/6/2008).

Pada periode Januari hingga Mei 2008, perseroan sudah membukukan penjualan Rp 45 miliar dan hingga akhir tahun penjualan ditargetkan dapat mencapai Rp 70 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proyek yang sudah ditangani hingga akhir tahun antara lain Mall of Indonesia, dan satu proyek hotel di Bali," ujar Tiffany.

Pada tahun ini, jelas Tiffany, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar US$ 500 ribu. Belanja modal ini akan digunakan untuk pembelian alat-alat berat guna menunjang sarana infrastruktur di mulut tambang perseroan di Bunea, Sulawesi Selatan.

Adapun pembiayaannya akan menggunakan kas internal dan pinjaman bank. Namun dia tidak menjelaskan mengenai pendanaan eksternal tersebut.

Sementara pada 2007 perseroan membukukan penjualan bersih Rp 98,642 miliar atau naik 9,6% dari 2006 Rp 89,956 miliar. Adapun pada 2007 perseroan membukukan rugi bersih Rp 12,339 miliar.

"Rugi bersih ini turun dibandingkan 2006 Rp 20,581 miliar," katanya.

Pada triwulan I 2008 lalu, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 2,039 miliar, naik dari periode yang sama 2007 yang membukukan rugi bersih sebesar Rp 3,123 miliar.

Peningkatan kinerja keuangan ini ditopang dengan naiknya penjualan serta adanya perolehan pendapatan lain-lain bersih masing-masing menjadi Rp 24,713 miliar
dan Rp 1,395 miliar dari Rp 23,202 miliar dan rugi lain-lain Rp1,899 miliar.

Dengan turunnya beban pokok menjadi Rp 18,564 miliar dari Rp 21,040 miliar maka laba kotor pun menebal Rp 3,986 miliar menjadi Rp 6,148 miliar.

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads