MITI Jajaki Rights Issue

MITI Jajaki Rights Issue

- detikFinance
Senin, 16 Jun 2008 18:21 WIB
MITI Jajaki Rights Issue
Jakarta - PT Mitra Investindo Tbk (MITI) berencana menerbitkan saham terbatas (rights issue) untuk membiayai akuisisi tambang batubara di Kalimantan dan pelunasan utang-utang perseroan.

"Kami akan melakukan rights issue untuk akuisisi dan pelunasan hutang-hutang perseroan. Rencananya akan dimintakan persetujuan pemegang saham pada RUPSLB Oktober mendatang," ujar Direktur Utama MITI, Diah Pertiwi Gandhi, usai RUPS Tahunan di gedung BEI, SCBD, Jakarta, Senin (16/6/2008).

Sayangnya, Diah belum mau menyebutkan jumlah dana yang akan diperoleh melalui rights issue tersebut. Namun sebagian besar dananya akan digunakan untuk mengakuisisi sebuah perusahaan tambang batubara di Tabalong, Kalimantan Selatan dan melunasi sebagian hutang-hutang perseroan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nama perusahaan tambang tersebut PT Surya Raya Pusaka. Perkiraan cadangan batubaranya sebanyak 9 juta ton. Saat ini sedang dalam proses pembangunan infrastruktur. Kami targetkan operasi Desember mendatang," ulas Diah.

Untuk tahap awal, Direktur Keuangan MITI, Ari Nugroho, mengungkapkan tambang tersebut akan memproduksi sekitar 50 ribu ton setiap bulannya. Kandungan batubara di tambang tersebut di atas 6.300 kkal.

"Total outstanding debt perseroan saat ini sebesar Rp 48 miliar, terdiri dari Rp 23 miliar ke Panin Bank dan Rp 25 miliar hutang pada pihak ketiga," ujar Diah.

Dari dana hasil rights issue, separuh dari hutang tersebut akan dibayarkan, sedangkan sisanya dari kas internal perusahaan.

"Selain itu, dana hasil rights issue juga akan digunakan untuk working capital pengembangan tambang batubara. Nilainya sekitar US$ 3-5 juta," ulas Diah.

Sehubungan dengan itu, menurut rumor yang beredar di bursa, nilai akuisisi MITI ke tambang batubara tersebut sebesar Rp 200-300 miliar. Dengan asumsi tersebut, nilai rights issue MITI akan sekitar Rp 280-380 miliar.

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads