Harga Saham IPO Verena Rp 100

Harga Saham IPO Verena Rp 100

- detikFinance
Selasa, 17 Jun 2008 15:23 WIB
Harga Saham IPO Verena Rp 100
Jakarta - PT Verena Oto Finance menetapkan harga saham IPO sebesar Rp 100 per saham. Saham perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor khusus mobil, akan listing di Bursa Efek Indonesia pada 25 Juni 2008.

"Rencananya listing di BEI pada 25 Juni 2008," ujar Presiden Direktur Verena, Hadi Budiman, saat dihubungi detikFinance, Selasa (17/6/2008).

Saat ini perseroan sedang melangsungkan masa penawaran mulai 17 hingga 19 Juni 2008. Pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah diperoleh pada 13 Juni 2008 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga saham kami Rp 100 per lembar," ujar Hadi.

Harga tersebut merupakan batas valuasi terbawah dari yang ditawarkan ke publik di kisaran Rp 100-110 per lembar.

Bertindak sebagai penjamin emisi, perseroan telah menunjuk Evergreen Securities dan Victoria Securities. Jumlah saham Verena yang akan dilepas ke publik sebanyak 460 juta lembar, setara dengan 45,91%.

Saat ini, komposisi kepemilikan saham di Verena adalah PT Bank Panin Tbk 24,98% dan PT Verena Kapital 75,02%. Setelah IPO kepemilikan Panin akan terdilusi menjadi 13,51% dan Verena Kapital 40,58%, sisanya milik publik.

Dengan harga sebesar Rp 100 per lembar, maka dana yang akan diperoleh Verena melalui IPO akan sebesar Rp 46 miliar. "Dana perolehan IPO akan digunakan untuk modal kerja perseroan, yaitu sebagai salah satu sumber pembiayaan di tahun 2008 ini," jelas Hadi.

Hadi mengungkapkan, tahun 2008 ini Verena menargetkan pembiayaan sebesar Rp 1,2 triliun dengan target pembiayaan di 16.300 unit.

"Tahun 2007 lalu pembiayaan kita sekitar 11.110 unit," ujar Hadi.

Mengenai sumber pendanaan sebesar Rp 1,2 triliun tersebut, sebagian besar akan diperoleh dari pinjaman bank.

"Sekitar 90% dari Panin dan BNI, kemudian ada juga dari Niaga dan beberapa bank lainnya," ujar Hadi.

Melalui target pembiayaan tersebut, perseroan menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp 135 miliar, tumbuh 53,4% dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 88 miliar.

"Untuk target laba bersih di tahun 2008 ini, perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 106,34% menjadi Rp 13 miliar. Tahun 2007 laba bersih kita sebesar Rp 6,3 miliar," ujar Hadi. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads