TOTO Bagi Dividen Rp 350

TOTO Bagi Dividen Rp 350

- detikFinance
Selasa, 17 Jun 2008 16:29 WIB
Jakarta - Pemegang saham PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) menyetujui pembagian dividen tahun 2007 sebesar Rp 17,36 miliar, atau setara dengan Rp 350 per saham.

"Pemegang saham menyetujui pembagian dividen Rp 350 per saham," ujar Corporate Secretary TOTO, Juliawan Sari, usai RUPS Tahunan di Hotel Mulia, Jl Asia Afrika, Jakarta, Selasa (17/6/2008).

Total dividen yang dibagikan tersebut setara dengan 30,8% dari perolehan laba bersih perseroan di tahun 2007 yang sebesar Rp 56,377 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sisa laba bersih dicadangkan sebagai laba ditahan," ujar Sari.

Mengenai kinerja tahun 2008, TOTO optimistis dapat mencapai target pendapatan Rp 1 triliun dan perolehan laba bersih sebesar Rp 101,5 miliar.

Pertumbuhan pendapatan, menurut Sari akan banyak disumbangkan oleh penjualan domestik. Produk-produk sanitary, fitting dan Kitchen & Vanity akan tumbuh sekitar 17%.

Meskipun BI Rate meningkat, pertumbuhan sektor properti dalam negeri diperkirakan masih akan lebih baik dibanding pasar ekspor.

"Selama triwulan I 2008, penjualan lokal mencapai Rp 148, 454 miliar. Itu meningkat 18,1 % dari tahun sebelumnya," ujar Sari.

Selain pasar lokal, ekspor juga masih menjadi sasaran penjualan. Namun tahun ini, pasar ekspor akan sedikit terkendala. Adanya masalah kredit perumahan di Amerika Serikat, serta kenaikan harga minyak dunia, membuat pasar ekspor diperkirakan menurun.

Meski begitu, perseroan yakin bisa mendapatkan pertumbuhan penjualan ekspor yang baik. Pertumbuhan properti yang cukup baik di Singapura, Malaysia, India serta Timur Tengah, akan menjadi pasar yang baik untuk dimasuki.

"Untuk ekspor, kami perkirakan bisa tumbuh sebesar 10%," ulas Sari.

Selama periode Januari hingga akhir Maret 2008 lalu, penjualan ekspor mencapai Rp 105, 328 miliar, tumbuh 8,3%.

Total penjualan lokal dan ekspor selama triwulan I mencapai Rp 253,782 miliar, tumbuh 13,8% dari periode sama tahun sebelumnya.

Untuk anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2008, TOTO menyiapkan dana Rp 20 miliar. Dana tersebut, Sari menambahkan merupakan belanja rutin perseroan yang akan digunakan untuk membeli mesin generator.

"Generator ini akan digunakan untuk mengalihkan energi solar ke energi gas," ujar Sari.

Dana pembelian mesin tersebut, seluruhnya berasal dari kas internal. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads