"Kami berencana melakukan buy back hingga 10%. Namun akan dimintakan persetujuannya pada pemegang saham pada RUPSLB 19 Juni mendatang," ujar Corporate Secretary TBLA, Hardy saat dihubungi detikFinance, Selasa (17/6/2008).
Berdasarkan daftar pemegang saham TBLA 30 April 2008, jumlah 10% saham tersebut sebanyak 416.688.549 lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika memang harga buyback mencapai Rp 1.200 per lembar, artinya kami tidak akan membeli sampai 10%, karena dana yang kami siapkan untuk buyback sebesar Rp 300 miliar. Dana tersebut seluruhnya dari kas internal perusahaan," jelas Hardy.
Saham yang telah di buyback, rencananya akan ditempatkan dalam treasury shares. Nantinya saham buyback bisa dijual kembali ke pasar atau menerbitkan obligasi konversi.
"Bisa jadi untuk penerbitan obligasi konversi, namun belum dibicarakan lebih lanjut," ulas Hardy.
Total saham dalam modal ditempatkan dan disetor penuh TBLA per 30 April 2008 berjumlah 4.166.885.493 lembar, terdiri dari saham pendiri sebanyak 2.391.501.494 lembar (57,4%) dan masyarakat 1.775.383.999 lembar (42,6%).
Komposisi saham masyarakat setelah buy back akan berkurang menjadi 1.358.695.450 lembar (32,6%).
"Pembelian akan dilakukan oleh PT Mahastra Capital sebagai pedagang perantara efek," ujar Hardy. (dro/qom)










































