Indomobil Incar Penjualan Rp 3 Triliun Triwulan II

Indomobil Incar Penjualan Rp 3 Triliun Triwulan II

- detikFinance
Jumat, 20 Jun 2008 15:29 WIB
Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) menargetkan perolehan pendapatan triwulan dua tahun 2008 sebesar Rp 3 triliun.

"Triwulan dua ini kami menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp 3 triliun," ungkap Presiden Direktur IMAS, Gunadi Sindhuwinata, usai paparan publik di Wisma Indomobil, Jl MT Haryono, Jakarta, Jumat (20/6/2008).

Pada triwulan satu lalu, IMAS membukukan pendapatan sebesar Rp 1,65 triliun. Terhitung sejak Januari hingga akhir semester satu mendatang, perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp 4,5 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga Mei, total penjualan mobil dan motor sudah sebanyak 50.356 unit. Kalau hingga akhir Juni kira-kira tambah 10 ribu unit lagi, jadi totalnya sekitar 60 ribu unit," ujar Gunadi.

Gunadi mengungkapkan bahwa jumlah unit mobil dan motor yang akan dijual semester dua nanti, akan berkisar 60 ribu unit seperti di semester satu.

Pada awal tahun 2008, Gunadi pernah mengungkapkan bahwa target penjualan mobil dan motor tahun ini sebanyak 100 ribu unit. Namun dengan asumsi 60 ribu unit tiap semester, maka target IMAS tahun ini bakal melebihi perkiraan sebelumnya.

"Memang seperti itu, namun kami tidak merevisi target yang 100 ribu. Cuma ada target optimisnya saja yaitu sebanyak 120 ribu unit tahun ini," jelas Gunadi.

Mengenai target pendapatan tahun 2008, IMAS memperkirakan akan membukukan sebesar Rp 9 triliun, atau naik 77% dari posisi tahun lalu yang sebesar Rp 5,084 triliun.

"Dari angka tersebut, sekitar Rp 7 triliun dari penjualan mobil dan motor sebanyak 120 ribu unit. Sisanya dari penjualan suku cadang, pembiayaan kendaraan dan lain-lainnya," ulas Gunadi.

Pada tahun 2007, perolehan penjualan mobil dan motor perseroan sebesar Rp 3,7 triliun. Dengan target sebesar Rp 7 triliun tahun ini, artinya IMAS akan mencatat pertumbuhan penjualan mobil dan motor sebesar 89,19% tahun ini.

"Merek yang masih jadi unggulan tahun ini Nissan dan Hino. Tahun lalu, penjualan Nissan juga melonjak sampai dua kali lipat dibanding tahun 2006," ujar Gunadi.

Oleh karena itu, tahun ini IMAS menargetkan penjualan Nissan dan Hino masing-masing sebanyak 40 ribu unit dan 12 ribu unit.

Mengenai produk baru yang akan diluncurkan tahun ini, Gunadi belum dapat memberikan informasi lebih jauh. Namun melihat perkembangan penjualan Nissan sejak tahun 2007, kemungkinan IMAS akan meluncurkan lagi produk baru Nissan tahun ini.

"Ya bisa juga seperti itu. Kita lihat saja nanti tanggal mainnya," elak Gunadi.

Mengenai dampak kenaikan BBM, IMAS juga tetap bersikap optimistis dengan industri otomotif. Alasannya sama seperti kebanyakan produsen industri lainnya yang mengatakan bahwa dampak kenaikan BBM tahun ini diiringi kenaikan industri pertambangan dan perkebunan.

"Khususnya di luar Jawa. Kenaikan BBM diiringi kenaikan harga-harga komoditas forestry, mining dan agribisnis. Jadi kami masih optimistis, kenaikan BBM tidak akan berpengaruh pada industri otomotif. Hal itu bisa dilihat pada bulan-bulan pertama kenaikan BBM, kami belum melihat adanya pengaruh yang signifikan," papar Gunadi. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads